Tag

Bedah Teori Sains (3) History & Biography (3) Intermezzo (1) Kuliah Kerja Nyata (13) Poem & Poetry (6)
Tampilkan postingan dengan label Kuliah Kerja Nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliah Kerja Nyata. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Agustus 2019

Tanamkan Nilai Revolusi Mental Menuju Indonesia Sehat, Tim KUKERTA Banglas Barat Lakukan Sosialisasi Penjernihan Air Gambut

 

28/07/2019, Banglas Barat - Telah berlangsung kegiatan sosialisasi tentang penjernihan air gambut oleh tim KUKERTA UNRI Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Sosialisasi ini merupakan program kerja utama yang dilakukan oleh tim KUKERTA UNRI Desa Banglas Barat  untuk mewujudkan salah satu nilai revolusi mental yakni Indonesia Sehat. Sosialisasi dimulai pada pukul 15.30 WIB yang dilaksanakan di Kantor desa Banglas Barat, Jalan Mahmud Ujung. Acara  dihadiri oleh Bapak Sekretaris Desa Banglas Barat H. Mahtori H Umar, Kepala Dusun beserta Ketua RW dan Ketua RT, Staf dan Perangkat desa Banglas Barat, Ketua Linmas, Ibu-ibu PKK, Tokoh Masyarakat, serta masyarakat desa Banglas Barat.

Sosialisasi ini didasari atas permasalahan yang ada di Desa Banglas Barat yaitu air merah. Air merah merupakan air yang berasal dari tanah gambut yang mengandung asam fulfat yang tinggi dan asam humat dengan tingkat keasaman yang relatif rendah yaitu PH 5. Penggunaan air yang bersifat asam di kehidupan sehari-hari akan menyebabkan pengeroposan gigi, gangguan pencernaan, rasa sakit pada sendi, mudah lelah , dll.

"Semoga sosialisasi penjernihan dan pengolahan air ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Banglas barat" ucap Naldi selaku Koordinator Desa Banglas Barat KUKERTA UNRI.

Sosialisasi ini disambut positif oleh masyarakat desa Banglas Barat. Banyak masyarakat desa Banglas Barat yang berharap dapat mengaplikasikan hasil sosialisasi ini dirumah masing-masing.

"Sosialisasi ini dinilai sangat bagus mengingat air didesa kita ini berwarna merah kecoklatan dengan rasa agak masam. Terima kasih pula untuk mahasiswa KUKERTA UNRI dan ibu pembimbing telah mengadakan sosialisasi mengenai air yang ada didesa kita" ucap Bapak H. Matori H Umar.

Sosialisasi penjernihan air dilakukan dengan teknologi sederhana yang akan menghilangkan warna, bau, dan rasa air dari tanah gambut yang ada di Desa Banglas Barat.

"Teknologi sederhana ini diharapkan dapat membantu warga agar dapat memanfaatkan air gambut yang telah dijernihkan sehingga dapat digunakan sehari-hari maupun untuk dikonsumsi" ucap Ibu Andarini Diharmi, S.Pi, M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus pemateri pada acara ini.

Bahan yang digunakan dalam teknologi sederhana ini sangat mudah ditemukan khususnya di Wilayah Desa Banglas Barat. Instrumen yang digunakan pada proses penjernihan terbagi menjadi 2 bagian yaitu bagian penyaring berupa campuran ijuk, pasir halus, kerikil, arang dan spons, serta bagian penetral dan pengendap berupa tawas dan kapur tohor.

Dalam praktiknya air gambut awalnya memiliki pH 5 dengan warna merah kecoklatan. Setelah diberi tawas dan kapur tohor pH-nya berubah menjadi 9 dengan warna kuning. Kemudian dilakukan proses filtrasi dengan teknologi sederhana sehingga pH-nya berubah menjadi 7 dengan warna bening, artinya air tersebut telah memiliki pH netral dan dapat digunakan dalam kegiatan sehari hari.



https://www.riautelevisi.com/berita-mahasiswa-kukerta-ajarkan-teknik-menjernihkan-air.html?fbclid=IwAR0lydNJkHzjCxFPIhqg5f-_J_IMeR2I8tjxktmUFT8m14mqVY7WwPN_rFM

Kamis, 15 Agustus 2019

Daur Ulang Sampah, Pengajaran Pentingnya Menjaga Lingkungan di Desa Banglas Barat

                                 


Banglas Barat, 15/08/2019 - Melihat keadaan lingkungan yang kian hari semakin rumit dengan masalah sampah yang menumpuk setiap waktunya serta tidak kunjung menemukan titik temu, seolah sampah ini menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat dan pemerintah. Sampah bila dibiarkan terus menerus suatu saat akan menimbulkan masalah besar bagi manusia dan lingkungan sekitarnya. Masalah yang ditimbulkannya dapat meliputi berbagai hal terutama kesehatan dan kondisi sosial ekonomi. Sehingga dalam hal ini masyarakat ikut memikirkan bagaimana meminimalisir kondisi tersebut untuk menjamin kelangsungan hidup di bumi beberapa tahun mendatang.

Jika kita membicarakan permasalahan sampah, banyak orang yang beranggapan bahwa sampah merupakan suatu hal yang menjijikan serta kumpulan barang yang sudah tidak berguna. Sebenarnya, tanpa kita sadari banyak hal yang dapat dihasilkan dari sampah asalkan kita mempunyai keinginan serta kekreatifitasan dalam memanfatkan sampah yang ada. Beberapa hal yang dapat kita manfaatkan dari sampah, yaitu kita dapat membuat pupuk organik maupun kerajinan tangan yang menarik dan tentu saja dapat menguntungkan.

Menilik permasalahan tersebut, Tim KUKERTA UNRI melakukan pengajaran serta praktik pengolahan sampah plastik di SDN 16 Banglas Barat untuk mengajarkan kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Sampah plastik diolah menjadi hiasan menyambut 17 Agustus.







Rabu, 14 Agustus 2019

Tim KUKERTA UNRI Turut Serta Membantu Kegiatan POSYANDU dan POSBINDU Rutin di Banglas Barat

                                 


Banglas Barat - Posyandu merupakan perpanjangan tangan Puskesmas yang memberikan pelayanan dan pemantauan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu. Kegiatan posyandu dilakukan oleh dan untuk masyarakat. Posyandu sebagai wadah peran serta masyarakat, yang menyelenggarakan system pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan kualitas manusia, secara empirik telah dapat memeratakan pelayanan bidang kesehatan. Kegiatan tersebut meliputi pelayanan imunisasi, pendidikan gizi masyarakat serta pelayanan kesehatan ibu dan anak (Departemen Kesehatan, 1999).

Menurut Effendy (1998), Posyandu merupakan forum komunikasi, alih teknologi dan pelayanan kesehatan masyarakat, dari oleh dan untuk masyarakat yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini. Posyandu adalah pusat pelayanan keluarga berencana dan kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan untuk dan oleh masyarakat dengan dukungan tehnis dari petugas kesehatan dalam rangka pencapaian norma keluarga kecil bahagia sejahtera.
Tujuan pokok dari Posyandu menurut Effendy (1998), antara lain untuk :
  1. Mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak,
  2. Meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak,
  3. Mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagia sejahtera,
  4. Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan kegiatan–kegiatan lain yang menunjang peningkatan kemampuan hidup sehat, pendekatan dan pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam usaha meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan kepada penduduk berdasarkan geografi,
  5. Meningkatkan dan pembinaaan peran serta masyarakat dalam rangka alih tehnologi untuk swakelola usaha–usaha kesehatan masyarakat






Senin, 12 Agustus 2019

BERGURU dan BSB, Dua Program Tingkatkan Antusiasme Belajar Anak di Desa Banglas Barat


Banglas Barat - Belajar adalah proses perubahan tingkah laku dari tidak tahu menjadi tahu yang disebabkan oleh pengalaman. Pengalaman itu dapat diperoleh salah satunya bermain, karena dunia anak adalah dunia bermain. Melalui bermain anak memperoleh pelajaran yang mengandung aspek perkembangan kognitif, sosial, emosi, dan perkembangan fisik.

Bermain dari segi pendidikan adalah permainan yang memberi peluang kepada anak untuk bersuakarya, untuk melakukan dan menciptakan sesuatu dari permainan itu dengan tenaga atau pikirannya sendiri.

Belajar kelompok merupakan salah satu metode dalam belajar selain belajar secara individu dan juga belajar secara formal di sekolah atau kampus.Diyakini memang, banyak siswa yang telah melaksanakan sistem belajar kelompok di rumah. Baik atas inisiatif siswa sendiri maupun dorongan guru dan orang tua.

Pelaksanaan program kerja BERGURU dan BSB dimulai serentak pada hari sabtu 6 juli 2019 mulai jam 09 : 00 WIB. Program ini berjalan selama 4 minggu di posko KUKERTA dan 2 minggu dilaksanakan di SDN 16 Banglas Barat. Dalam program ini kami tidak hanya mengajarkan, kami juga memberikan bantuan kepada siswa-siswi SDN 16 Banglas Barat dengan memberikan perlengkapan sekolah seperti; tas, buku, kaos kaki, dan perlengkapan alat tulis bagi siswa-siswi yang kurang mampu.
Program berguru yang kami jalankan yaitu:
1.      Jari matika
2.      Seni origami
3.      Pengenalan bahasa jepang (kazoku)

Galeri Foto




Sabtu, 10 Agustus 2019

Tingkatkan Minat Baca di Desa Banglas Barat, Tim KUKERTA UNRI Bangun Pojok Baca di SMPN 4 Tebing Tinggi

 





Banglas Barat - Membaca adalah suatu cara untuk mendapatkan informasi dari sesuatu yang ditulis. Semakin banyak membaca, semakin banyak pula informasi yang kita dapatkan, walaupun terkadang informasi itu kita dapatkan secara tidak langsung. Namun pada kenyataannya, minat baca remaja sekarang ini sangatlah rendah. Padahal, banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari membaca. Banyak faktor yang menjadi penyebab rendahnya minat baca remaja. Salah satunya adalah karena semakin berkembangnya teknologi.

Untuk itu, perlu dilakukan berbagai cara dalam menanggulangi masalah ini. Salah satu solusi yang dapat diupayakan ialah dengan penyediaan sarana atau fasilitas membaca yang menarik. 

Pelaksanaan pembuatan pojok baca dimulai pada hari Senin 23 Juli 2019 pukul 09:30 hingga 17:00 WIB, terlihat antusiasme siswa yang turut membantu pembuatan pojok baca. Pada Selasa 24 Juli 2019 dimulai kegiatan belajar bersama di pojok baca selama jam istirahat. Diharapkan kegiatan ini terus berlangsung secara rutin.

Rabu, 31 Juli 2019

Tim KUKERTA UNRI Ikut Serta Pemantauan KARHUTLA di Dusun Semulut Desa Banglas Barat

 


Banglas Barat, 31/07/2019 - Tim KUKERTA UNRI mengikuti kegiatan pemantauan kebakaran hutan dan lahan bersama di Dusun Semulut Desa Banglas Barat. Dusun Semulut merupakan satu-satunya dusun di Desa Banglas Barat yang letaknya di seberang Sungai yaitu Sungai Suir. Selain itu, Dusun Semulut juga merupakan dusun yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Tim berangkat pukul 14:00 WIB menaiki Kempang menuju Pelabuhan Semulut, kemudian merapat di titik kumpul Dusun Semulut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Tebing Tinggi, Kapolsek, dan Danyon Tebing Tinggi, dan Plt. Kepala Desa Banglas Barat, serta Kepala Dusun Semulut. "Harus dipahami bahwa kondisi alam di wilayah Tebing Tinggi merupakan wilayah gambut yang mudah terbakar, perlu kesadaran bersama mulai dari tingkat individu untuk memantau dan mengantisipasi karhutla di Kecamatan Tebing Tinggi, khususnya Desa Banglas Barat",  pesan Bapak Helfandi selaku Camat Tebing Tinggi. "Pasalnya ada, Hukuman juga sudah jelas, jadi tolong jangan sampai berani membuka lahan dengan membakar" tambah Danyon Tebing Tinggi.

Kegiatan dilanjutkan dengan operasi keliling dusun memantau lahan hutan yang ada sekaligus kunjungan ke rumah warga sekitar untuk melakukan sosialisasi tentang karhutla.



Senin, 29 Juli 2019

Demonstrasi Eksperimen Sains di SDN 16 Banglas Barat

                         

 Banglas Barat, 29/07/2019 - Telah dilaksanakan peragaan eksperimen sains oleh mahasiswa KUKERTA Universitas Riau di SDN 16 Banglas Barat pada Senin dan Selasa 28 dan 29 Juli 2019.

Tujuan dilakukannya kegiatan ini antara lain ialah untuk membantu siswa-siswi di Desa Banglas Barat dalam memahami kejadian alam disekitarnya serta mengajarkan penerapan teknologi sederhana pada kehidupan sehari-hari.

Hal ini difokuskan untuk membentuk karakter muda Indonesia yang dapat memahami konsep. Sejalan dengan tujuan gerakan revolusi mental dalam pembangunan karakter bangsa yang dimulai dari individu.

Galeri Foto









Jumat, 26 Juli 2019

Gerakan PHBS di SDN 16 Banglas Barat

                                     


Banglas Barat, 26/07/2019 - Dilaksanakan Penyuluhan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 16 Tebing Tinggi. Hidup Bersih dan Sehat adalah salah satu strategi yang dapat ditempuh untuk menghasilkan kemandirian di bidang kesehatan baik pada masyarakat maupun pada keluarga , dan siswa/sisi di sekolah artinya  harus ada komunikasi antara kader dengan keluarga/masyarakat  untuk memberikan informasi dan melakukan pendidikan kesehatan.

Galeri Foto



Sabtu, 20 Juli 2019

Magrib Mengaji, Program Peningkatan Iman dan Taqwa di Desa Banglas Barat

                                         


Banglas Barat - Rendahnya pengetahuan keagamaan khususnya dalam membaca Al-Qur'an sejak dini merupakan suatu masalah serius yang perlu ditanggulangi demi tercapainya individu berkarakter yang beriman dan bertaqwa. Banyak anak anak yang masih belum bisa membaca iqra' ataupun al-quran. Pada saat ini sangat penting adanya pembelajaran membaca kitab suci untuk meningkatkan kesadaran pada setiap anak tantang agama islam. Dengan begitu dapat pula dijadikan sebagai filter dari salah pergaulan lingkungan ataupun dunia komunikasi internet yang dapat merusak anak- anak sejak usia dini.

Di desa Banglas Barat, banyak orang tua yang  tidak memberikan bimbingan pelajaran agama dirumah. Sehingga anak anak tersebut akan diantarkan ke masjid untuk dapat belajar membaca Al-Qur'an. Anak-anak akan diberikan tuntunan dalam pembacaan iqra' dan al-quran. Sehingga bacaan anak anak tersebut tetap berdasarkan ketentuannya. Melalui program ini anak anak desa Banglas barat akan terbiasa selalu membaca Al-Qur'an.


Program ini dimulai pada Tanggal 5 Juli 2019 dan berlangsung rutin seusai sholat magrib berjama'ah di Masjid Nurul Iman, Jalan Perumbi, Desa Banglas Barat. Program Magrib mengaji dilaksanakan pada pukul 19.00 tepat setelah sholat magrib hingga menjelang sholat isya. Anak-anak yang bacaannya masih iqra'  akan dipisahkan tempat belajarnya dengan anak-anak yang  sudah bisa membaca al-quran. Selain itu anak-anak juga diberikan pelajaran tajwid. Pada awal kegiatan anak-anak akan membaca doa sebelum belajar, kemudian anak-anak akan membaca terlebih dahulu sendirian, dan kemudian bacaannya akan dituntun oleh pengajarnya. Kegiatan diakhiri dengan sholat isya berjamaah.
Program Magrib mengaji dilaksanakan pada pukul 19.00 tepat setelah sholat magrib hingga menjelang sholat isya. Anak-anak yang bacaannya masih iqra'  akan dipisahkan tempat belajarnya dengan anak-anak yang  sudah bisa membaca al-quran. Selain itu anak-anak juga diberikan pelajaran tajwid. Pada awal kegiatan anak-anak akan membaca doa sebelum belajar, kemudian anak-anak akan membaca terlebih dahulu sendirian, dan kemudian bacaannya akan dituntun oleh pengajarnya. Kegiatan diakhiri dengan sholat isya berjamaah.

Jumat, 19 Juli 2019

Outbond di Pondok Pesantren Darul Fikri Desa Banglas Barat

                              




Banglas Barat, 12/07/2019 - Telah dilaksanakan kegiatan outbond di Pondok Pesantren Darul Fikri Desa Banglas Barat. Pondok Pesantren Darul Fikri merupakan Boarding School yang berada di Dusun Bandar Suir, Desa Banglas Barat. Meskipun baru dibuka, pondok pesantren ini telah memiliki  hampir 100 orang santri.
.
Kegiatan outbond ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan kreatifitas santri dengan menekankan pada pentingnya pembangunan karakter dan mental generasi muda yang dimulai dari sekolah dan instansi pendidikan. 
.
Harapannya, dengan diadakannya kegiatan ini generasi muda khususnya di Desa Banglas Barat memiliki karakter  yang kuat, mandiri, dan turut serta dalam membangun ciri khas Bangsa Indonesia. (Em)

Rabu, 17 Juli 2019

Penyambutan Mahasiswa KUKERTA oleh Kepala Desa Banglas Barat

                                     

    

Banglas Barat, 10/07/2019 - Penyambutan mahasiswa KUKERTA Universitas Riau 2019 Desa Banglas Barat bertempat di Kantor Desa Banglas Barat, Jalan Mahmud Ujung, Rabu, 10 Juli 2019.
.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran staff Desa beserta seluruh RT, RW, dan Kepala Dusun di Desa Banglas Barat, dengan tujuan untuk memperkenalkan kehadiran Mahasiswa KUKERTA kepada seluruh jajaran pemerintahan desa sehingga nantinya mahasiswa dapat melakukan koordinasi yang baik dengan struktur kepemerintahan desa.
.
"Mahasiswa KUKERTA harus menilik dan menelaah permasalahan yang ada di Desa, untuk kemudian diangkat menjadi topik program kerja dari mahasiswa KUKERTA", pesan tersebut disampaikan langsung oleh Bapak Darwin selaku pejabat sementara Kepala Desa Banglas Barat.
.
Selamat melaksanakan tugas kepada tim KUKERTA Universitas Riau 2019 Desa Banglas Barat. Hidup Mahasiswa!

Minggu, 07 Juli 2019

Gotong Royong, Ajang Silaturahmi Mahasiswa KUKERTA dengan Masyarakat Desa Banglas Barat

 


Banglas Barat - Prinsip gotong royong merupakan salah satu ciri khas atau karakteristik dari bangsa Indonesia. Hal ini dapat dinyatakan dengan adanya berbagai aktivitas masyarakat Jawa Timur khususnya, yang senantiasa mengedepankan prinsip gotong royong tersebut. Hal lain yang mendukung keberterimaan perilaku gotong royong juga dapat dinyatakan pada pancasila yaitu sila ke- 3 “Persatuan Indonesia”.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa perilaku gotong royong yang dimiliki bangsa Indonesia sebenarnya sudah sejak dahulu kala. Hal tersebut didapatkan dari berbagai referensi yang terkait dengan kehidupan generasi pendahulu yang senantiasa mengedepankan perilaku gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai bahan perenungan bahwa perilaku gotong royong merupakan sebuah manifestasi dari kepribadian bangsa Indonesia dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam berbagai sendi kehidupan bermasyarakat. Secara tidak langsung, perilaku gotong royong yang dimiliki masyarakat Indonesia ini dapat mulai tumbuh dari kita sendiri dan pada akhirnya berpotensi sebagai ekspresi perilaku dari masyarakat Indonesia.

Untuk mendekatkan diri dengan masyarakat desa, Tim KUKERTA Banglas Barat mencoba untuk ikut andil dalam setiap kegiatan gotong royong baik di Kantor Desa, Lapangan Desa, Dusun, maupun Posyandu dan Masjid. Diharapkan dengan aktifnya mahasiswa dalam kegiatan gotong royong, dapat mempererat hubungan dan rasa kekeluargaan yang dimiliki oleh masyarakat dan mahasiswa.










Rabu, 03 Juli 2019

Penyambutan Mahasiswa KKN oleh Camat Tebing Tinggi

                                                             


Tebing Tinggi, 03/07/2019 - Telah dilaksanakan acara penyambutan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata 2019 Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat di Kantor Kecamatan Tebing Tinggi, Jalan Rumbia, Kota Selatpanjang.
.
Penyambutan ini langsung dihadiri oleh Camat Tebing Tinggi. Beliau berpesan kepada mahasiswa kukerta agar melaksanakan kegiatan sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi agar kegiatan yang dilakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat umum dengan tujuan mengabdi kepada masyarakat.
.
Selamat datang kepada seluruh Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau 2019 di Kecamatan Tebing Tinggi, Selamat menjalankan tugas pengabdian masyarakat. Hidup Mahasiswa! (Em)